Kanker serviks adalah kondisi dimana adanya pertumbuhan dan perkembangan sel yang tak terkendali pada leher rahim wanita yakni bagian dari sistem reproduksi wanita yang menghubungkan mrs.V dengan rahim.

Gejalan Pencegahan Dan Cara Mengobati Kanker Serviks

Semua wanita memiliki resiko terkena penyakit kanker serviks, akan tetapi penyakit ini lebih sering terjadi dan menyerang wanita yang aktif secara seksual.

Kanker serviks merupakan jenis kanker ketiga yang menyerang wanita setelah kanker payudara dan kanker usus besar dengan presentasi angka kematian sekitar 6,8% dari jumlah penderita kanker serviks.

Dinegara kita setiap harinya muncul 40-45 kasus baru dan 20-25 diantaranya meninggal dunia akibat penyakit ini.

Tingginya jumlah penderita dan kematian akan penyakit kanker serviks ini akibat dari telatnya penanganan karena memang kaker serviks tidak menimbulkan gejala pada awal pertumbuhannya.

Gejala Kanker Serviks

Gejala kanker serviks sangat sulit untuk dikenali dan dideteksi pada awal kemunculannya, sehingga gejala baru akan muncul dan dirasakan oleh penderita ketika kanker sudah masuk stadium lanjut.

Pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause merupakan gejala kanker serviks yang paling umum terjadi dan sering ditemukan kasusnya.

Selain pendarahan ada beberapa gejala yang mungkin terjadi pada seseorang yang terkena penyakit kanker serviks ini, yakni :

  • Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.
  • Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual.
  • Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.

Segera temui dokter guna melakukan pemeriksaan jika beberapa gejala tersebut mulai anda rasakan sehingga anda bisa mendapatkan penyebab pasti dari keluhan yang anda derita.

Mengingat pendarahan abnormal yang terjadi tidak selalu menunjukan gejala kanker serviks ada beberapa kondisi medis lain yang bisa menyebabkan hal tersebut.

Gejala Kanker Serviks Stadium Akhir

Jika kanker serviks sudah sampai pada stadium akhir maka gejala yang timbul akan berbeda karena pada tahap ini kanker sudah menyebar ke organ lainnya disekitar rahim. Dan berikut ini adalah beberapa gejala kanker serviks stadium akhir, yakni :

  • Terjadinya hematuria atau darah dalam urine.
  • Bermasalah saat buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter.
  • Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada salah satu kaki.
  • Nyeri pada tulang.
  • Kehilangan selera makan.
  • Rasa sakit pada perut bagian bawah dan juga panggul.
  • Rasa nyeri pada punggung atau pinggang, ini disebabkan karena terjadi pembengkakan pada ginjal.
  • Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis.

Segera pergi kerumah sakit dan temui dokter jika gejala tersebut anda rasakan untuk mendapatkan penanganan yang lebih mendalam sehingga hal buruk yang mungkin terjadi bisa anda hindari.

Pencegahan Kanker Serviks

Hal yang paling utama untuk pencegahan kanker serviks adalah dengan mencegah tertular virus HPV yakni dengan cara tidak bergonta ganti pasangan, melakukan seks dengan aman, berhenti merokok, melakukan vaksinasi dan screening atau pap smear rutin pada leher rahim.

Screening atau pap smear merupakan metode yang biasa dilakukan oleh dokter guna mendeteksi sel-sel yang berpotensi menjadi kanker.

Namun yang perlu anda ketahui pap smear bukanlah tes untuk kanker malinkan tes untuk memeriksa kesehatan sel-sel pada leher rahim.

Gejalan Pencegahan Dan Cara Mengobati Kanker Serviks

Wanita yang telah berhubungan seks dengan usia 25-49 tahun, disarankan untuk melakukan tes tiap tiga tahun sekali dan untuk wanita dengan usia 50-64 tahun, disarankan melakukan tes lima tahun sekali.

Selanjutnya untuk pencegahan kanker serviks anda bisa melakukan vaksinasi HPV atau human papilomavirus yang bisa melindungi wanita dari infeksi virus yang menyebabkan kanker serviks.

Vaksinasi ini lebih bagus dan efektif diberikan kepada gadis sebelum aktif secara seksual

Meskipun vaksinasi ini bisa mengurangi resiko kanker serviks, namun tidak menjadi seorang wanita terhindari dari penyakit kanker seviks untuk itu disamping melakukan vaksinasi sebaiknya anda tetap menjalankan pap smear secara rutin.

Dan yang paling penting lagi adalah tetap jaga kesehatan organ intim anda serta tinggalkan kebiasaan buruk merokok anda jika suka merokok karena rokok bisa membuat infeksi HPV sulit diatasi.

Cara Mengobati Kanker Serviks

Ketika seseorang terdeteksi adanya pertumbuhan kanker pada mulut rahim maka ada beberapa cara dan metode yang biasanya akan dilakukan oleh dokter sebagai cara mengobati kanker serviks yakni dengan prosedur pengangkatan sel pra kanker, operasi, radioterapi dan kemoterapi.

Prosedur Pengangkatan Sel Prakanker

pengobatan kanker serviks

Prosedur pengangkatan sel prakanker dilakukan jika pada saat dilakukan tes pap smear diketahui adanya perubahan biologis yang berpotensi menjadi kanker di masa mendatang. Cara yang biasa dilakukan pada kondisi seperti ini ialah berupa :

  • Biopsi kerucut: yaitu pengangkatan wilayah tempat jaringan yang abnormal melalui prosedur operasi.
  • Terapi laser: pemakaian laser untuk membakar sel-sel abnormal.
  • LLETZ atau large loop excision of transformation zone: sel-sel abnormal dipotong memakai kawat tipis dan arus listrik.

Prosedur Operasi

pengobatan kanker serviks

Selanjutnya untuk pengobatan kanker serviks adalah dengan cara bedah operasi ada 3 operasi yang biasa dilakukan dalam prosedur ini yakni :

  • Operasi radical trachelectomy. Cocok dilakukan untuk kanker serviks yang terdeteksi stadium awal dan sipenderita masih ingin mempunyai anak. Operasi ini dilakukan dengan cara mengangkat rahim, jaringan disekitarnya dan bagian atas vagina tanpa mengangkat rahim.
  • Operasi Pengangkatan Rahim. Operasi ini dilakukan untuk pengobatan kanker serviks stadium awal agar kanker tidak datang lagi. Operasi ini dilakukan dengan cara rahim, ovarium dan tuba falopi diangkat sehingga siwanita tidak bisa mempunyai anak.
  • Operasi Pelvic exenteration. Operasi ini termasuk operasi besar yang hanya akan dilakukan jika kanker serviks kembali muncul setelah sebelumnya pernah di obati.

Tindakan operasi jelas akan menimbulan resiko dan efek samping baik itu jangka pendak ataupun jangka panjang. Dan berikut ini adalah beberapa resiko dan dampak dari operasi kanker serviks yang bisa terjadi, yakni :

Jangka Pendek :

  • Pendarahan
  • Infeksi
  • Risiko cedera pada ureter, kandung kemih, dan rektum
  • Penggumpalan darah

Jangka Panjang :

  • Ketidakmampuan menahan kencing.
  • Vagina menjadi pendek dan lebih kering, hubungan seksual bisa terasa menyakitkan.
  • Pencernaan dalam usus terhalang karena adanya penumpukan bekas luka. Mungkin diperlukan operasi lagi untuk membukanya.
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki karena penumpukan cairan atau limfedema.

Prosedur Radio Terapi

pengobatan kanker serviks

Radioterapi adalah proses penhancuran sel-sel kanker menggunakan gelombang energi tinggi. Ada 2 cara radioterapi yang biasa dilakukan yakni :

  • Eksternal. Mesin radioterapi akan menembakkan gelombang energi tinggi ke bagian panggul pasien untuk menghancurkan sel kanker.
  • Internal. Implan radioaktif akan dimasukkan di dalam vagina dan leher rahim pasien.

Seperti halnya operasi, radioterapi juga bisa menimbulkan dampak dan efek samping bagi pasien penderita kanker serviks yakni berupa :

  • Sakit saat buang air kecil.
  • Pendarahan dari vagina dan rektum.
  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Mual.
  • Merusak kandung kemih dan usus sehingga kehilangan kontrol dalam membuang air besar dan kecil.
  • Mempersempit vagina sehingga seks menjadi terasa sakit.
  • Rasa perih pada kulit di daerah panggul.
  • Kemandulan.
  • Merusak ovarium, berakibat pada menopause dini.

Prosedur Kemoterapi

pengobatan kanker serviks

Kemoterapi merupakan cara mengobati kanker serviks stadium akhir, cara ini dilakukan untuk mencegah dan memperlambat penyebaran dan mengurangi gejala yang muncul.

Kemoterapi memakai obat-obatan untuk menghancurkan sel kanker. Berbeda dengan radioterapi atau operasi yang berdampak pada bagian tertentu saja, kemoterapi akan berdampak pada seluruh tubuh.

Sasaran utama obat ini adalah sel kanker namun sayangnya sel sehat yang berkembang biakpun akan dimusnahkan oleh obat ini.

Selain itu obat kemoterapi juga bisa menyebabkan kerusakan pada organ ginjal sehingga seseorang yang mejalani pengobatan kemoterapi harus sering melakukan tes dan cek darah guna mengetahui sejauh mana kesehatan ginjalnya.

Sama seperti operasi dan radioterapi, pengobatan kanker serviks dengan kemoterapi juga menimbulkan berbagai dampak dan efek samping.

Efek samping yang paling sering terjadi adalah :

  • Mengalami sariawan.
  • Kehilangan selera makan.
  • Merasakan kelelahan.
  • Mual dan muntah.
  • Rambut rontok: rambut bisa tumbuh kembali dalam waktu tiga sampai enam bulan setelah
  • kemoterapi selesai. Tapi tidak semua kemoterapi menyebabkan rambut rontok.
  • Jumlah sel darah merah berkurang: ini bisa mengakibatkan kelelahan dan sesak napas. Anda akan
  • rentan terhadap infeksi karena kekurangan sel darah putih.

Cara Mengobati Kanker Serviks Secara Alami

Selain melakukan pengobatan secara medis yang memerlukan biaya tidak sedikit serta menimbulkan resiko dan efek samping anda juga bisa melakukan pengobatan kanker serviks secara alternatif yakni dengan mengkonsumsi obat tradisional/herbal.

Salah satu obat tradisional kanker serviks yang dapat anda pilih sebagai cara mengobati kanker serviks secara alami adalah dengan QnC Jelly Gamat.

Apa Itu QnC Jelly Gamat ?

QnC Jelly Gamat adalah obat tradisional yang terbuat dari bahan alami berupa teripang atau gamat emas yakni hewan laut tak bertulang yang biasa hidup didasar laut.

Teripang EmasTeripang atau gamat dipercayai mampu mencegah dan melawan penyakit kanker dan tumor. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya penelitian baru baru ini yang menunjukan bahwa teripang atau gamat bisa dijadikan sebagai obat kanker atau tumor.

Hal tersebut karena teripang atau gamat mengandung senyawa alami bernama Frondoside A yang bersifat antikanker dan tumor.

Hasil uji klinis dan uji medis menunjukan Frondoside A dalam teripang terbukti mampu membunuh 95% kanker payudara, 90% sel kanker melanoma, 95% sel kanker hati dan 85-88% sel kanker paru paru.

Yang lebih luar biasanya lagi Senyawa Frondoside A dalam teripang mampu menjadikan sel kekebalan tubuh manusia sebagai senjata ampuh untuk menyerang sel kanker dan tumor.

Teripang atau gamat juga sangat baik diberkan dan dikonsumsi oleh penderita kanker yang tengah menjalani kemoterapi dan radioterapi guna mengurangi efek samping kemoterapi dan radiasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Ty M.Bollinger, penulis buku “Cancer: Step Outside the Box” yang menuliskan bahwa teripang mampu meningkatkan sistem imuns tubuh yang diperlukan oleh pasien kanker yang menjalani kemoterapi sehingga efek samping akibat kemoterapi dapat berkurang.

Selain itu teripang atau gamat juga memiliki kandungan gizi lengkap yang sangat baik untuk kesehatan yakni berupa :

  • Asam Amino
  • Asam Lemak Essensial
  • Asam Docosahexanat (DHA)
  • Antiseptik Alamiah
  • Cell Growth Factor (CGF)
  • Chondroitin
  • Glucasaminoglycans (GAGs)
  • Glucosamine
  • Glikosida Keratin
  • Lektin
  • Mineral
  • Mukopolisakarida
  • Omega 3, 6, dan 9
  • Protein 86,8%
  • Kolagen 80,0%

Dengan adanya beberpa kandungan tersebut maka teripang atau gamat diyakni dapat mencegah dan mengobati beragam penyakit.

Dengan seluruh khasiat dan kandungan tersebut maka sangatlah tepat apabila teripang atau gamat dikonsumsi oleh penderita kanker atau tumor.

Dan kini semua khasiat dan manfaat teripang bisa anda rasakan sendiri didalam setiap kemasan botol plastik QnC Jelly Gamat sebagai obat tradisional kanker serviks terbaru dan terbaik saat ini.

Selain bersifat mengobati QnC Jelly Gamat juga bersifat mencegah sehingga sama baiknya apabila dikonsumsi oleh anda yang ingin mengobati atau mencegah penyakit kanker serviks.

Cara Mengobati Kanker Serviks

Untuk itu bagi anda yang ingin terhindar dan ingin sembuh dari penyakit kanker serviks maka segera konsumsi QnC Jelly Gamat secara rutin sekarang juga dan buktikan serta rasakan sendiri akan manfaat luar biasanya.

sumber : http://www.obatkankerserviks.jellygamatqncasli.com/


UNTUK ANDA YANG BERMINAT DENGAN PRODUK QNC JELLY GAMAT ANDA BISA MENDAPATKANYA DIHALAMAN INI.

CARA UNTUK MEMESANNYA SILAHKAN ANDA KLIK CARA ORDER DIBAWAH INI !

Harga Produk Rp.155.000/botol Belum Termasuk Ongkos Kirim


Demikianlah informasi tentang gejala pencegahan dan cara mengobati kanker serviks ini semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda serta menjadi jalan bagi kesembuhan dari penyakit yang anda derita.

Terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana ini dan salam sehat keluarga indonesia.

Gejala Pencegahan Dan Cara Mengobati Kanker Serviks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *